Selasa, 09 Oktober 2012

Sejarah jaringan komputer

Diposting oleh nia aryani ♡ di 20.18 0 komentar
Sejarah jaringan komputer global ( dunia ), dimulaipada tahun 1969, ketika Departemen Pertahan Amerika, membentuk Defense Advance Research Projects Agency ( DARPA ) yang bertujuan mengadakan riset mengenai ‘cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik’.

Program riset ini kemudian dikenal dengan nama ARPANET ( Advance Research projects Agency Network ). pada tahun 1970, lebih dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan ( satu dengan yang lain ), saling berkomunikasi, dan membentuk sebuah jaringan. pada atahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk riset ARPANET.
Program e-mail tersebut begitu mudah dan lansung populer saat itu. pada tahun yang sama, icon [@] diperkenalkan sebagai lambang yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer yang diberi nama ARPANET mulai dikembangkan meluas sampai luar Amerika Serikat. komputer di University College di London merupakan komputer diluar Amerika yang menjadi anggota jaringan ARPANET. pada tahu yang sama pula, dua orang ahli komputer Vinton Cerf dan Bob Khan mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network. ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Sussex University.
Diposting oleh nia aryani ♡ di 20.17 0 komentar

Konsep Dasar Installasi Linux

Mungkin banyak teman-teman yang bingung saat pertama kali menginstall Linux, terutama bagi yang terbiasa bermain-main dengan OS Windows, kalo di windows untuk installasinya kita langsung memilih drive yang akan kita jadikan sebagai drive system alias drive yang nantinya dihuni oleh system windows kita.
Di Linux, sistem penamaan drive sangat berbeda bila dibandingkan dengan Windows, kalo di windows kita mengenal letter atau huruf (A,B,C,D) dst (bagaimana ya jika kita punya lebih dari 26partisi :D?), kalo di Linux yang ada adalah mount point, artinya setiap partisi hardisk akan dikenali sbagai sebuah file yang berada di directory /dev misalnya : /dev/sda1, /dev/sda2 dst. dan agar file-file tersebut bisa terlihat isinya maka file-file tersebut harus di mount ke suatu folder, misalnya file /dev/sda1 di mount ke /media/Data1, maka isi dari partisi hardisk dari /dev/sda1 akan terlihat di folder /media/Data1.

sembilan E .

sembilan E .
lucu" :)

heuheu .

heuheu .

mama sma adik nia :)

mama sma adik nia :)
sayang mereka

hehehe .

hehehe .

Selasa, 09 Oktober 2012

Sejarah jaringan komputer

Sejarah jaringan komputer global ( dunia ), dimulaipada tahun 1969, ketika Departemen Pertahan Amerika, membentuk Defense Advance Research Projects Agency ( DARPA ) yang bertujuan mengadakan riset mengenai ‘cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik’.

Program riset ini kemudian dikenal dengan nama ARPANET ( Advance Research projects Agency Network ). pada tahun 1970, lebih dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan ( satu dengan yang lain ), saling berkomunikasi, dan membentuk sebuah jaringan. pada atahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk riset ARPANET.
Program e-mail tersebut begitu mudah dan lansung populer saat itu. pada tahun yang sama, icon [@] diperkenalkan sebagai lambang yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer yang diberi nama ARPANET mulai dikembangkan meluas sampai luar Amerika Serikat. komputer di University College di London merupakan komputer diluar Amerika yang menjadi anggota jaringan ARPANET. pada tahu yang sama pula, dua orang ahli komputer Vinton Cerf dan Bob Khan mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network. ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Sussex University.

Konsep Dasar Installasi Linux

Mungkin banyak teman-teman yang bingung saat pertama kali menginstall Linux, terutama bagi yang terbiasa bermain-main dengan OS Windows, kalo di windows untuk installasinya kita langsung memilih drive yang akan kita jadikan sebagai drive system alias drive yang nantinya dihuni oleh system windows kita.
Di Linux, sistem penamaan drive sangat berbeda bila dibandingkan dengan Windows, kalo di windows kita mengenal letter atau huruf (A,B,C,D) dst (bagaimana ya jika kita punya lebih dari 26partisi :D?), kalo di Linux yang ada adalah mount point, artinya setiap partisi hardisk akan dikenali sbagai sebuah file yang berada di directory /dev misalnya : /dev/sda1, /dev/sda2 dst. dan agar file-file tersebut bisa terlihat isinya maka file-file tersebut harus di mount ke suatu folder, misalnya file /dev/sda1 di mount ke /media/Data1, maka isi dari partisi hardisk dari /dev/sda1 akan terlihat di folder /media/Data1.
 

nia aryani ♡ Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez